UT Serang Perkuat Sinergi Bersama SALUT untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Jarak Jauh
Redaksi
Trending
SERANG — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik atau Kesbangpol Provinsi Banten resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Tingkat Provinsi Banten dan Nasional Tahun 2026. Kegiatan seleksi tersebut dimulai di SMKN 1 Kota Serang pada Senin, 11 Mei 2026, dengan diikuti ratusan peserta dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang telah dinyatakan lolos tahap verifikasi administrasi.
Pembukaan seleksi Paskibraka ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Banten dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan yang kuat, tetapi juga berkarakter Pancasila, berwawasan kebangsaan, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ia memastikan bahwa tidak ada praktik titipan maupun perlakuan khusus dalam proses seleksi Paskibraka Banten Tahun 2026.
“Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya apa pun. Tidak ada titipan, tidak ada intervensi, dan tidak ada perlakuan khusus kepada siapa pun. Yang menentukan adalah kemampuan, disiplin, mental, kesehatan, dan kualitas diri masing-masing peserta,” tegas Novriyadi dalam amanat pembukaan seleksi.
Sebanyak 124 peserta dari delapan kabupaten/kota mengikuti seleksi tersebut setelah sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Mereka akan menjalani sejumlah tahapan penilaian yang dirancang untuk melihat kemampuan, kesiapan, integritas, serta karakter kepemimpinan para calon anggota Paskibraka.
Adapun rangkaian seleksi berlangsung pada 11 hingga 13 Mei 2026 dengan berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan dan fisik, Peraturan Baris-Berbaris, tes kepribadian dan wawancara, hingga penilaian minat dan bakat.

Novriyadi menjelaskan, seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari pelajar yang mampu menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, proses ini menjadi bagian dari pembinaan ideologi Pancasila, penguatan nasionalisme, serta pembentukan karakter generasi muda Banten agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Oleh karena itu, setiap peserta harus mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh, menjaga sportivitas, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya secara jujur dan terhormat.
Kesbangpol Provinsi Banten juga menekankan bahwa transparansi dalam seleksi merupakan komitmen utama agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas peserta. Dengan sistem seleksi yang terbuka dan terukur, diharapkan peserta yang terpilih nantinya merupakan putra-putri terbaik Banten yang layak mewakili daerah pada tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap Paskibraka Tahun 2026 dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda yang berintegritas, cinta tanah air, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Seleksi Paskibraka Banten 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan pasukan pengibar bendera yang tangguh secara fisik, tetapi juga pribadi muda yang kuat secara mental, berkarakter kebangsaan, serta siap berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Banten dan Indonesia. (Advertorial)
Redaksi
Made With ❤ CopyrightⒸ2022 Cadasbanten.co.id