Wakil Walikota Tangerang Pimpin Penguatan Kampung KB Ceria di Cibodas, Fokus Tekan Stunting dan Perkuat Ketahanan Keluarga

KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat pembangunan keluarga berkualitas melalui program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Ceria. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Penguatan Kampung KB Ceria yang dipimpin langsung wakil Wali kota. Tangerang H. Maryono Hasan, A.P., M.Si di Aula Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang ini diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari TP PKK, Pokja Kampung KB, PLKB/PKB, kader, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga keluarga berisiko stunting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cibodas, Lurah Cibodas, serta jajaran DP3AP2KB Kota Tangerang.

Dalam arahannya, H. Maryono menegaskan bahwa Kampung KB Ceria merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah bersama masyarakat dalam membangun keluarga berkualitas dari lingkungan terkecil.

Menurutnya, konsep CERIA menjadi pondasi penting dalam menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“CERIA itu Cerdas mendidik anak, Ekonomi keluarga produktif, Religius dalam bermasyarakat, Inovatif menghadapi tantangan, dan Aman lingkungannya. Kalau lima hal ini kuat, stunting turun, keluarga sejahtera, dan Kota Tangerang akan semakin maju,” ujar H. Maryono

Dalam kesempatan tersebut, H Maryono juga meninjau langsung sejumlah pelayanan yang disediakan, mulai dari pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), penimbangan balita, pos gizi DASHAT, hingga stand produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Selain melakukan peninjauan, H Maryono berdialog langsung dengan para kader dan ibu balita guna memastikan program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan penguatan Kampung KB Ceria di Kelurahan Cibodas juga difokuskan pada revitalisasi kelompok kerja atau Pokja Kampung KB agar lebih aktif dan responsif dalam menjalankan program di tingkat wilayah.

Tidak hanya itu, penguatan dilakukan melalui konvergensi program antara penanganan stunting, pelayanan keluarga berencana, ketahanan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat secara terintegrasi di tingkat kelurahan.

Berbagai aksi lapangan turut dilaksanakan secara serentak, seperti pelayanan KB, pengukuran balita, edukasi gizi, serta pembinaan ekonomi keluarga bagi masyarakat setempat.

Dari kegiatan tersebut, sejumlah capaian berhasil diraih. Sebanyak 27 akseptor KB baru tercatat mengikuti pelayanan, sementara 45 balita mendapatkan pengukuran tumbuh kembang. Selain itu, lima balita stunting mendapatkan rujukan penanganan lebih lanjut dan sekitar 60 warga mengikuti konsultasi gizi serta kesehatan reproduksi.

Sebagai bentuk penguatan pemberdayaan masyarakat, bantuan alat DASHAT juga diserahkan kepada Kelurahan Cibodas. Sementara itu, tiga kelompok UPPKA mendapatkan coaching usaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga.

DP3AP2KB bersama pemerintah wilayah juga melakukan pemutakhiran data terhadap 12 RW terkait keluarga berisiko stunting. Verifikasi dilakukan secara by name by address agar intervensi yang diberikan lebih tepat sasaran.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh wakil Wali Kota Tangerang, Camat Cibodas, Lurah Cibodas, dan Ketua Pokja Kampung KB sebagai bentuk dukungan percepatan penurunan angka stunting di wilayah Cibodas.

Camat Cibodas menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran langsung wakil Wali Kota Tangerang dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi seluruh elemen di wilayah.

“Ini menjadi motivasi besar bagi kami di wilayah agar Kampung KB Cibodas bisa terus berkembang dan naik kelas menjadi Kampung KB Mandiri,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, wakil Wali Kota Tangerang berpesan agar seluruh kader terus aktif bergerak hingga ke lingkungan masyarakat untuk memastikan tidak ada ibu hamil maupun balita yang terlewat dari program intervensi pemerintah.

Melalui penguatan Kampung KB Ceria, Pemerintah Kota Tangerang berharap kualitas keluarga, kesehatan masyarakat, dan kesejahteraan warga dapat terus meningkat secara berkelanjutan. (Advertorial)