Jaringan Muda Indonesia Desak Pencopotan Wakil Kepala BGN

JAKARTA, cadasbanten.co.id – Jaringan Muda Indonesia (JMI) kembali menunjukkan aksi nyata dalam mengawal integritas pejabat publik di Badan Gizi Nasional (BGN). Kali ini, JMI secara tegas menuntut pencopotan Wakil Kepala BGN, Saudara Sony Sonjaya, menyusul dugaan tindakan yang tidak sesuai kode etik.

Koordinator Aksi JMI, Dimas, menegaskan bahwa organisasi pemuda tersebut telah menyerahkan surat aduan lengkap beserta bukti-bukti terkait perilaku Wakil Kepala BGN yang memberikan komentar buruk berupa emotikon monyet kepada Inspektorat Utama BGN. Aduan ini diterima oleh Saudara Rahmat selaku Humas BGN pada pekan lalu, 25 Februari 2026.

“Kami telah memberikan surat aduan dan melampirkan bukti atas perbuatan Saudara Sony Sonjaya yang memberikan komentar buruk (dengan memberikan emot monyet) kepada Inspektorat Utama BGN yang diterima oleh Saudara Rahmat sebagai Humas BGN pada pekan lalu, tanggal 25 Februari 2026,” ungkap Dimas, Rabu, 4 Maret 2026.

JMI menekankan bahwa Inspektorat Utama BGN wajib menindaklanjuti aduan tersebut. “Kami meminta kepada Inspektorat Utama untuk melakukan tindakan terhadap aduan yang kami berikan, bukan jika dan seolah-olah membungkam aspirasi pemuda Indonesia. Kami juga meminta Saudara Sony Sonjaya untuk mundur jika memang memiliki jiwa kesatria sebagai seorang negarawan,” tambah Dimas.

Lebih jauh, Dimas mengingatkan bahwa moralitas dan integritas pejabat publik harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugasnya. “Seorang pejabat publik seharusnya memiliki moralitas yang tinggi dan integritas yang kuat untuk mempertanggungjawabkan segala tindakannya,” tegasnya.

Sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan, JMI berencana membuka posko pengaduan online untuk menampung keluhan masyarakat yang merasa dirugikan oleh tindakan Saudara Sony Sonjaya.

JMI juga mengeluarkan sejumlah tuntutan konkret kepada Inspektorat Utama BGN, antara lain:

  • Menginvestigasi kasus ini dan mengambil tindakan sesuai prosedur
  • Mencopot Saudara Sony Sonjaya dari jabatannya sebagai Wakil Kepala BGN
  • Meningkatkan profesionalisme dan integritas pejabat publik di BGN
  • Memberikan sanksi administratif terhadap Saudara Sony Sonjaya
  • Menguatkan pengawasan dan evaluasi pejabat publik agar kejadian serupa tidak terulang
  • Meminta Saudara Sony Sonjaya menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada masyarakat

Teguh Menuju Indonesia Adil dan Makmur menjadi semangat yang terus digaungkan JMI dalam mengawal akuntabilitas pejabat publik. (Red)