RSU Kota Tangerang Selatan Hadirkan Harapan Baru Melalui Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis

TANGERANG SELATAN – Komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang digelar oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Banten.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan organisasi profesi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus memberikan harapan baru bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses skrining kesehatan mata pada Jumat, 17 Juli 2026, yang dipusatkan di Auditorium RSU Kota Tangerang Selatan. Sejak pagi hari, puluhan warga tampak antusias mengikuti pemeriksaan sebagai tahapan awal untuk mengetahui kelayakan menjalani operasi.

Sebanyak 77 warga Kota Tangerang Selatan mengikuti proses skrining. Setelah melalui pemeriksaan medis secara menyeluruh oleh tim dokter spesialis mata, 50 pasien dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani tindakan operasi katarak.

Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di ruang operasi RSU Kota Tangerang Selatan. Dari total peserta yang lolos skrining, 48 pasien berhasil menjalani operasi katarak. Sementara dua pasien lainnya tidak dapat dilakukan tindakan medis karena salah satunya telah berusia 94 tahun dan dinilai tidak kooperatif sehingga operasi tidak dapat dilaksanakan demi menjaga keselamatan pasien.

Seluruh proses operasi dilakukan oleh tim dokter spesialis mata yang tergabung dalam PERDAMI dengan dukungan penuh tenaga kesehatan RSU Kota Tangerang Selatan. Pelayanan berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan standar keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.

Ketua PERDAMI Cabang Banten, dr. Darmawan, M.Sc., Sp.M., menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari Bulan Bakti PERDAMI dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PERDAMI ke-62.

Mengusung tema “One Doctor, One Sight” dengan semangat “Satu Hari Sejuta Harapan”, kegiatan ini bertujuan menghadirkan kembali cahaya bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

“Melalui bakti sosial ini kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali melihat dengan lebih baik. Kegiatan ini melibatkan dokter spesialis mata dari berbagai cabang PERDAMI, tidak hanya dari Banten tetapi juga dari cabang lainnya. Seluruh pelaksanaan kegiatan dibiayai oleh anggota dan pengurus PERDAMI Banten sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujar dr. Darmawan.

Ia menambahkan bahwa operasi katarak bukan hanya memulihkan fungsi penglihatan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan produktivitas masyarakat, terutama bagi kelompok lanjut usia yang selama ini mengalami keterbatasan dalam beraktivitas.

Pascaoperasi, seluruh pasien kembali menjalani pemeriksaan kontrol pada Senin, 20 Juli 2026, yang dipusatkan di Auditorium RSU Kota Tangerang Selatan. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal sekaligus memberikan edukasi mengenai perawatan mata setelah operasi.

Direksi dan seluruh jajaran RSU Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi kepada PERDAMI Cabang Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, seluruh dokter spesialis mata, tenaga kesehatan, serta seluruh panitia yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan bakti sosial ini.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Tangerang Selatan yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, dr. Darmawan menyampaikan harapannya agar bakti sosial ini dapat menjadi amal kebaikan sekaligus membawa manfaat besar bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan mulia ini menjadi suatu kebaikan dan memberi harapan bagi para pasien untuk dapat kembali melihat dengan lebih baik, menjalani kehidupan yang lebih berkualitas, serta meningkatkan produktivitas mereka,” tutupnya. (Advertorial)