Semangat Hari Lahir Pancasila, DPRD Kabupaten Serang Dorong Sinergi Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja

SERANG – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, DPRD Kabupaten Serang menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mencegah meningkatnya fenomena kenakalan remaja, termasuk aksi tawuran yang belakangan menjadi perhatian publik.

Usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, menekankan bahwa keluarga memiliki peran sentral sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter dan mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada jam-jam yang rawan di luar rumah.

Menurutnya, pengawasan orang tua yang optimal serta komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi fondasi utama dalam mencegah anak terjerumus pada perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Peran keluarga sangat penting. Orang tua harus mengetahui aktivitas anak-anaknya, terutama ketika berada di luar rumah. Penguatan fungsi keluarga menjadi langkah awal untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja,” ujarnya.

Selain penguatan peran keluarga, DPRD Kabupaten Serang juga menyoroti mulai memudarnya nilai-nilai Pancasila dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. Padahal, semangat kebersamaan yang selama ini hidup di lingkungan RT dan RW dinilai mampu menjadi sistem pengawasan sosial yang efektif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kepedulian warga terhadap kondisi sekitar, menurut Bahrul Ulum, perlu terus dibangkitkan kembali sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila yang menekankan persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

“Dulu budaya saling peduli antarwarga sangat kuat. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, masyarakat bergerak bersama. Nilai-nilai seperti inilah yang harus kembali kita hidupkan agar lingkungan tetap aman dan kondusif,” katanya.

Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Serang memandang bahwa berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari kekerasan, penyalahgunaan pergaulan, hingga program Generasi Berencana (Genre), tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD) saja.

Karena itu, diperlukan langkah terpadu yang melibatkan seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga keluarga agar program pembinaan dan perlindungan anak dapat berjalan secara maksimal.

Menurut Bahrul Ulum, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing di Kabupaten Serang.

“Kuncinya satu, sinergitas dan kolaborasi antar-OPD ini harus seiring dan seirama, serta satu frekuensi, yang dikomandoi oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah,” tegasnya.

Ia berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga diwujudkan melalui langkah konkret dalam kehidupan bermasyarakat dan pemerintahan. Dengan kolaborasi yang kuat serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda dapat diantisipasi sejak dini.

DPRD Kabupaten Serang optimistis bahwa melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, revitalisasi budaya gotong royong, serta sinergi lintas OPD yang berjalan harmonis, Kabupaten Serang dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah dan bangsa. (Advertorial DPRD Kabupaten Serang)